Bahasa Indonesia
Foto oleh l . kaplenig di Pexels.com
Fakta singkat: Saat melangkah ke halaman yang luas, pengunjung sering terpana oleh saling bertumpuknya gaya arsitektur dari berbagai era, membuat setiap sudut terasa seperti lapisan sejarah yang bisa disentuh. Lampu-lampu redup dan suara lonceng memberi nuansa dramatis, sementara statistik mengejutkan menghitung ratusan ruangan serta koleksi seni yang kerap terlewatkan oleh tur singkat.
Sorotan: Di kompleks kuno ada katedral bergaya gotik dengan menara utama setinggi sekitar 96 meter, saat lonceng besar berdentang suaranya bergetar hingga membuat kaca-kaca kecil di sekitar bergetar. Pada 23 Mei 1618 dua pejabat kekaisaran dilempar dari jendela dalam peristiwa yang kemudian memicu Perang Tiga Puluh Tahun, dan setiap hari pada tengah hari para penjaga melakukan upacara pergantian dengan fanfara yang masih bisa didengar dari kejauhan.
Fakta singkat: Langkah di atas batu-batu yang tergerus waktu terasa bergetar di telapak, dan lebih dari 30 patung bergaya barok mengapit jalur pejalan kaki seperti sebuah museum terbuka. Pengunjung sering mengusap patung santo yang mengkilap, sebuah tradisi yang konon membawa keberuntungan dan membuat orang ingin kembali lagi.
Sorotan: Jembatan tua itu dipagari oleh 30 patung barok, termasuk patung Santo Jan Nepomucký yang dipasang pada 1683; permukaan perunggu di dasar patung tersebut mengilap karena disentuh jutaan pengunjung. Di pagi berkabut kamu bisa mencium aroma kastanye panggang, mendengar gesekan busker biola, lalu melihat penduduk setempat menggosok plak perunggu itu untuk keberuntungan, beberapa orang bahkan bilang mereka merasakan perubahan dalam 24 jam.
Fakta singkat: Kerumunan sering terpesona saat patung-patung Rasul muncul dari jendela kecil, lonceng berdentang dan tengkorak yang melambangkan kematian menggerakkan sabuknya. Mekanisme rumit menunjukkan posisi Matahari dan Bulan serta kalender zodiak, menjadikannya salah satu jam astronomi tertua yang masih berfungsi di dunia.
Sorotan: Setiap jam dua jendela kecil di wajah jam abad ke-15 membuka dan 12 figur Rasul berbaris dalam parade mekanis sekitar 45 detik, disertai dentang lonceng logam yang tajam sehingga kerumunan sering mendesak untuk mendapat posisi terbaik. Di sisi parade, patung 'Kematian' menarik tali dan membalik jam pasir setiap pertunjukan; tradisi teatrikal ini muncul pada abad ke-17 sebagai peringatan terhadap wabah, dan jika berdiri dekat kamu bisa melihat patina hijau pada perunggu serta mencium aroma logam tua.
Fakta singkat: Lebih dari 12.000 nisan bertumpuk di lahan sempit, membentuk labirin batu yang membuatmu meraba sejarah dari dekat. Cahaya yang masuk di antara barisan batu menciptakan suasana dramatis, pengunjung sering terhenti membaca ukiran Ibrani dan simbol-simbol yang bercerita tanpa suara.
Sorotan: Bayangkan lebih dari 12.000 nisan berdesak-desakan di sebuah lahan sempit, di atas sekitar 100.000 jasad yang terkubur berlapis sampai 12 tingkat, sehingga jalan setapaknya terasa seperti lorong batu berlumut yang berbisik saat angin lewat. Di salah satu sinagoga, dinding dilapisi 77.297 nama korban yang ditulis hitam, barisan huruf itu tampak seperti pohon kata yang menggema setiap kali suara doa atau aroma lilin muncul.
Fakta singkat: Lampu-lampu jalan dan kafe berderet membuat suasana malam terasa hidup, pengunjung sering mendengar campuran bahasa serta musik dari kerumunan. Menempuh seluruh panjangnya sekitar 750 meter butuh sekitar sepuluh menit tanpa henti, seringkali area itu berubah jadi panggung demonstrasi, perayaan, dan momen-momen yang mudah dirasakan saat berjalan.
Sorotan: Lapangan berbentuk boulevard yang panjangnya sekitar 750 meter dan lebarnya sekitar 60 meter berkerlap lampu neon, trotoar batu, dan deretan toko; di sore hari kamu bisa mendengar deru trem, melihat orang lalu-lalang, serta mencium wangi trdelník baru dari gerobak yang berjejer. Saat ada pertandingan besar atau perayaan nasional, pengunjung sering menggantung syal timnas dan bendera pada patung berkuda karya Josef Václav Myslbek yang selesai pada 1912, tradisi spontan yang dalam hitungan jam dapat mengubah patung itu menjadi tumpukan warna dan sorak sorai.
Fakta singkat: Dari puncaknya pengunjung disuguhi panorama 360 derajat yang menyingkap atap-atap kota, sungai yang berkelok, dan taman hijau yang berubah warna seiring musim. Naik melalui 299 anak tangga memberi ritme pelan tapi memuaskan, hadiahnya sebuah pengalaman berdiri di struktur baja kecil yang terasa seperti versi kompak menara ikonik dan sempurna untuk foto berkesan.
Sorotan: Menara setinggi 63,5 meter itu dibangun pada 1891 sebagai versi miniatur Menara Eiffel, dan pengunjung yang cukup nekat biasanya menaiki 299 anak tangga untuk mencapai dek pandang, merasakan getaran besi di bawah kaki dan angin dingin yang membawa aroma pinus. Di kaki menara ada labirin cermin berusia lebih dari 130 tahun yang memantulkan cahaya lampu kuning temaram sehingga wajah-wajah menjadi sosok melengkung, dan ada sebuah organ mekanik kecil yang masih diputar pada hari-hari tertentu, sebuah kebiasaan menyenangkan yang sering membuat orang tua menceritakan sejarah lama kepada anak-anak.
Fakta singkat: Angin di puncak benteng membawa aroma sungai dan suara lonceng kota, membuat pengunjung betah duduk berlama-lama untuk menikmati panorama dan prasasti yang terserak di sepanjang tembok. Permakaman menampilkan makam-makam artistik dan patung berwajah dramatis, suasananya hening namun kaya cerita tentang para seniman, penulis, dan tokoh budaya yang beristirahat di sana.
Sorotan: Di atas benteng batu tua ada rotunda yang usianya hampir seribu tahun, saat matahari terbenam loncengnya yang dalam dan aroma rumput basah membuat seluruh tebing terasa seperti set panggung teatrikal. Di pekuburan berjejer makam tokoh seperti Bedřich Smetana dan Jan Neruda, banyak makam dihiasi patung dan relief penuh detail yang sering diberi lilin oleh pengunjung, kebiasaan kecil itu membuat suasana menjadi hangat namun melankolis.
Fakta singkat: Langit-langit berhiaskan fresko dan kubah hijau memantulkan cahaya, sehingga suasana di dalam terasa seperti konser barok yang megah meski pendengar hanya berbisik. Berjalan di jalan batu yang sempit, kamu akan menemukan kafe tersembunyi, galeri kecil, dan deretan patung yang membuat setiap sudut seperti adegan film tua.
Sorotan: Di salah satu jalan sempit lokal, deretan papan rumah bergambar bernomor masih dipertahankan sejak abad ke-17: perhatikan singa emas bertanda 23 yang sering jadi bahan cerita lucu warga. Di dalam gereja Barok megah, kubah tembaga hijau memantulkan cahaya sore, organ besar menghasilkan gema hingga sekitar 60 meter ke bawah saat konser sore, sementara aroma dupa dan lilin panas menciptakan suasana hangat seperti ruang musik tua.
Fakta singkat: Langit-langit berlukis dan ornamen emas di auditorium langsung membuat penonton merasa memasuki panggung megah, setiap sudutnya mengundang mata untuk menjelajah. Banyak pengunjung terkejut oleh akustiknya yang mampu membawa suara penyanyi tanpa mikrofon, dan programnya rutin menampilkan opera, balet, serta drama klasik yang jadi kebanggaan setempat.
Sorotan: Gedung itu pertama kali dibuka dengan opera Libuše karya Bedřich Smetana pada 11 Juni 1881, lalu dua bulan kemudian terjadi kebakaran pada 12 Agustus 1881; upaya nasional yang mengumpulkan sumbangan dari lebih dari 50.000 warga membuatnya dibangun kembali dan dibuka lagi pada 18 November 1883. Di dalam, tirai panggung utama yang dilukis oleh Mikoláš Aleš menampilkan adegan legenda Ceko berwarna emas dan merah, jadi kalau kamu berdiri di balkon kedua saat lampu panggung menyala kamu bisa merasakan atmosfer teatrikal: kilau cat tua, gesekan kain tebal, dan dengung orkestra yang seperti rahasia.
Fakta singkat: Pengunjung sering merasa seolah menonton pasangan menari saat fasad melengkung bertemu menara kaca yang tampak bergoyang, permainan cahaya menghasilkan bayangan dinamis yang berubah sepanjang hari. Arsitek Vlado Milunić berkolaborasi dengan Frank Gehry untuk menciptakan kontras dramatis dengan bangunan bersejarah di sekitarnya, hingga bangunan ini akrab disebut 'Ginger and Fred' karena lekuknya yang mengingatkan pada dua penari.
Sorotan: Arsitek Frank Gehry dan Vlado Milunić menyelesaikannya pada 1996, mereka membentuk dua menara yang sering disebut Fred dan Ginger karena satu menara kaca melengkung tampak memeluk menara beton yang lebih kaku. Saat matahari sore menyentuh permukaan kaca bergelombang, pantulan emas tampak bergerak seperti tarian saat kamu berjalan di trotoar, dan banyak pengunjung menunjuk ke restoran atap bernama Ginger & Fred sebagai spot foto favorit.
Get a copy of these attractions in your inbox.
Historic town known for its Gothic architecture and the Sedlec Ossuary.
Google MapsPicturesque town with a stunning castle and preserved medieval core.
Google MapsFamous Gothic castle founded by Charles IV, a royal retreat.
Google MapsBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Domestic and international lines: Berlin, Vienna, Budapest, Warsaw
Take the AE Airport Express bus from Václav Havel Airport to the city center for a quick 35-min transfer.
Cara termudah dan paling terjangkau untuk mendapatkan internet seluler di mana pun Anda bepergian.