City BuddyCityBuddy
Bahasa Indonesia
Tour de l'Horloge

Tour de l'Horloge

4.6 (94 reviews)
Landmark bersejarahAtraksi wisataTempat bersejarahTempat menarikTempat

Waktu terbaik untuk berkunjung

Pagi-pagi sekali atau sore hari, saat cahaya terbaik untuk foto dan berlindung dari terik matahari siang.

Tips anggaran

Masuknya gratis, menara dapat diakses oleh umum secara bebas. Jika ingin berkontribusi untuk perawatan, tersedia kotak sumbangan sukarela kecil di dekat pintu masuk.

Direkomendasikan untuk

Pecinta sejarah, Fotografer, Wisatawan yang mencari pengalaman autentik, Keluarga dengan anak-anak

Rencanakan kunjungan Anda

20-30 menit

Tentang

Fakta cepat: Menara batu empat lantai ini berasal dari akhir tahun 1860-an dan menjulang setinggi 30 meter di atas bangunan sekitarnya. Meskipun pernah digunakan sebagai menara pengawas dan penjara, saat ini tugas utamanya adalah menampung jam kota yang dentangannya terdengar di seluruh pusat kota.

Sorotan: Di puncaknya tergantung lonceng seberat 450 kilogram yang berbunyi setiap jam dan gemanya bercampur dengan deburan ombak dari pelabuhan terdekat. Jika Anda menaiki 82 anak tangga batu yang curam hingga ke puncak, pemandangan atap kota, terumbu karang, dan pada hari yang cerah bahkan Pulau Moorea di kejauhan akan menanti Anda.

Tips orang dalam

  • Perkirakan 82 anak tangga batu sempit tanpa pegangan, kenakan alas kaki yang kokoh dengan daya cengkeram yang baik.
  • Foto terbaik diambil dari balkon menara menghadap ke pelabuhan saat matahari terbenam.
  • Lonceng berbunyi setiap jam penuh, jika ingin merasakan suara penuhnya, rencanakan pendakian tepat sebelum pukul satu.
  • Menara tidak berpendingin udara, bawalah sebotol air.
Pesan tur & tiket

Where to Stay in Papeete

Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions

Search all hotels in Papeete

Powered by agoda