
Ezhimala Hill
Waktu terbaik untuk berkunjung
Kunjungi di pagi hari (pukul 6-8 pagi) untuk menyaksikan matahari terbit di atas Laut Arab dan menghindari terik siang hari. Oktober hingga Maret menawarkan cuaca paling nyaman untuk pendakian.
Tips anggaran
Tiket masuk gratis untuk semua pengunjung. Parkir di dekat pangkal bukit sekitar 20 rupee, dan menyewa pemandu lokal untuk eksplorasi terowongan sekitar 100-150 rupee.
Direkomendasikan untuk
Penggemar sejarah, Pendaki dan pecinta alam, Penggemar fotografi, Wisatawan solo
Rencanakan kunjungan Anda
2-3 jam
Tentang
Fakta cepat: Bukit ini menjulang setinggi 286 meter di atas permukaan laut dan berfungsi sebagai pangkalan pelatihan angkatan laut utama bagi Dinasti Chola berabad-abad yang lalu. Bentuknya yang unik menyerupai kepala tikus memberi nama pada area ini, berasal dari kata dalam bahasa Malayalam "ezhi" (tikus) dan "mala" (bukit).
Sorotan: Tersembunyi di dalam bukit ini terdapat terowongan kuno sepanjang 150 kaki yang disebut "Terowongan Marmala," yang menurut legenda setempat menghubungkan bukit ini dengan Benteng Tipu Sultan yang berjarak beberapa kilometer. Berjalanlah ke dalam kegelapan hanya dengan membawa senter, dan Anda akan merasakan udara sejuk berubah saat berdiri di lorong yang diukir dengan tangan lebih dari 300 tahun yang lalu.
Tips orang dalam
- Bawalah senter atau lampu kepala yang kuat untuk Terowongan Marmala, cahaya ponsel tidak akan cukup di bagian yang lebih dalam.
- Kenakan sepatu tertutup yang kokoh, jalur setapak menjadi licin di dekat puncak setelah hujan.
- Museum Akademi Angkatan Laut di bukit ini memerlukan izin sebelumnya untuk masuk, jadi lewati saja kecuali Anda sudah mengatur kunjungan sebelumnya.
- Kunjungi pada pagi hari di hari kerja untuk menikmati puncak hampir sendirian, akhir pekan menarik banyak pengunjung dari Kannur di sekitarnya.
Info praktis
Where to Stay in Muluppilagadu
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in MuluppilagaduPowered by agoda




