
National Museum of Indonesia
Waktu terbaik untuk berkunjung
Pagi hari di hari kerja, tepat saat pembukaan untuk menghindari rombongan sekolah dan panas tengah hari; sore hari bisa lebih tenang tetapi beberapa aula mungkin tutup lebih awal.
Tips anggaran
Tiket masuk terjangkau, biasanya dengan biaya kecil untuk turis asing dan lebih murah untuk penduduk dan pelajar Indonesia; cek situs resmi atau loket tiket untuk tarif terbaru dan diskon pelajar. Bawalah uang tunai kecil untuk masuk dan hindari biaya tambahan tur berpemandu akhir pekan dengan berkunjung di pagi hari kerja.
Direkomendasikan untuk
Penggemar sejarah, Pelajar dan peneliti, Keluarga dengan anak yang lebih besar, Wisatawan budaya
Rencanakan kunjungan Anda
2-3 jam
Tentang
Fakta cepat: Kolonade neoklasik memberikan kesan dramatis pertama, dan di dalamnya Anda akan menemukan lebih dari 140.000 artefak mulai dari alat batu, regalia kerajaan, hingga keanehan era kolonial. Pengunjung sering lama mengamati emas berkilauan dan perunggu yang berlapis, banyak dengan bekas alat yang terlihat yang membuat kerajinan berabad-abad terasa sangat langsung.
Sorotan: Kurator masih membisikkan tentang peti berdebu bertuliskan 'Wonoboyo' dari penggalian tahun 1990, yang mengungkapkan cangkir emas kecil dan perhiasan rumit sekecil ujung jari. Di salah satu galeri yang remang-remang, barisan lebih dari 40 gagang keris ukir duduk di bawah cahaya amber lembut, gading dan kayu menangkap cahaya sehingga pengunjung dapat melihat pola tempa dan pigmen pudar dengan hanya mengambil langkah lebih dekat.
Tips orang dalam
- Kenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan cukup jauh di lantai marmer dan tangga.
- Datanglah saat pembukaan untuk menghindari rombongan sekolah dan mendapatkan foto yang jelas dari patung batu besar di aula lantai dasar.
- Kunjungi galeri arkeologi dan prasejarah terlebih dahulu, lalu naik ke lantai atas untuk koleksi etnografi dan koin ketika Anda ingin duduk dan membaca.
- Tanyakan di meja informasi tentang aturan fotografi dan peta museum gratis, dan bawalah uang receh untuk kafe dan sumbangan toilet.
Where to Stay in Jakarta
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in JakartaPowered by agoda
Pernahkah Anda mendengar tentang tur jalan kaki gratis?
Setelah bepergian ke lebih dari 30 negara, ada satu hal yang saya harap seseorang katakan sejak awal, dan itu benar-benar mengubah cara saya mengalami kota baru.
Tur jalan kaki gratis. Ya, benar-benar gratis. Tidak perlu kartu kredit. Tidak ada jebakan.
Pemandu lokal, 2-3 jam
Tempat utama, permata tersembunyi, cerita lokal
100% berbasis tip
Pemandu hanya mendapatkan tip, jadi mereka memberikan yang terbaik
Anda memberi tip sesuai yang Anda rasa
Di akhir, cukup beri tip sesuai yang Anda rasa
Saya sudah melakukan ini di puluhan kota dan ini menjadi sorotan hampir setiap perjalanan. Jika Anda mengunjungi Jakarta, Indonesia, lakukan ini pada hari pertama Anda. Anda akan berterima kasih nanti.
Lebih banyak atraksi di Jakarta
Semua atraksi di Jakarta →Most popular itineraries!
Browse trip plans created by other travelers
3-Day Jakarta Family Adventure in Spring
A family-friendly 3-day itinerary in Jakarta featuring kid-friendly attractions, interactive museums, parks, and a free walking tour with practical tips for a relaxed pace in spring.
5 Dagars Jakarta för Familj och Kulturutforskare
Upptäck Jakarta under fem vinterdagar med guidad stadsorientering, historiska skatter från Monas till Kota Tua, familjevänliga parker och lokala kvarter, allt planerat med lagom takt och regnsäkra alternativ för familjen.




