City BuddyCityBuddy
Bahasa Indonesia
Kingston Parish Church

Kingston Parish Church

4.3 (43 reviews)
GerejaTempat ibadahAssociation Or OrganizationTempat menarikTempat

Waktu terbaik untuk berkunjung

Pre-lunch hours from 9 to 11 on weekdays, when the light is most beautiful for photographing the stained glass and there are almost no other visitors.

Tips anggaran

Entry is free, but donations of 5 to 10 dollars for the church's maintenance are gladly accepted. Explore on your own as guides charge extra.

Direkomendasikan untuk

History lovers, Photographers, Architecture enthusiasts, Spiritual seekers

Rencanakan kunjungan Anda

45-60 minutes

Tentang

Fakta cepat: Lonceng gereja ini dibunyikan pada tahun 1872 saat ulang tahun ratu, dan di antaranya terdapat lonceng seberat 1.200 kilogram. Gereja ini selamat dari gempa bumi dahsyat tahun 1907 yang meratakan sebagian besar Kingston.

Sorotan: Di bawah lantai gereja terbaring sisa-sisa jenazah mantan budak dan keluarga kolonial terkemuka, menjadikan ruang ini sebagai arsip hidup sejarah Jamaika. Saat Anda melangkah masuk, sinar matahari menembus jendela kaca patri dan menciptakan bayangan warna-warni di dinding batu kapur yang berusia lebih dari dua abad.

Tips orang dalam

  • Wear light cotton clothing and bring water, as there is no air conditioning inside and humidity can be high.
  • The best shot for a photo is from the back pew at a 45-degree angle toward the altar.
  • The stained glass depicting biblical scenes is most detailed in the morning hours when the sun hits directly.
  • Skip the midday visits on Saturdays as preparations for weddings begin and the church is closed to tourists.

Info praktis

Jam buka

Petunjuk arah

Pesan tur & tiket

Where to Stay in Kingston

Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions

Search all hotels in Kingston

Powered by agoda