
Clan Jetties
Waktu terbaik untuk berkunjung
The best time to visit is in the afternoon, when daylight casts a warm glow on the wooden houses and life on the water is active.
Tips anggaran
The visit is free, but in the shops and craft workshops you can find affordable handmade items to support the local residents.
Direkomendasikan untuk
Culture and history enthusiasts, Photography enthusiasts, Peaceful travelers
Rencanakan kunjungan Anda
1-2 hours
Tentang
Fakta cepat: Penduduk tinggal di rumah kayu yang dibangun tepat di atas air, bertumpu pada tiang-tiang, dan hidup bersama dengan sembilan suku yang berbeda. Pelataran dengan panggung terpanjang mencapai hampir 100 meter dan menghubungkan beberapa bagian desa dari berbagai suku.
Sorotan: Salah satu detail yang benar-benar istimewa adalah bahwa rumah-rumah ini terikat secara turun-temurun, beberapa keluarga telah tinggal di sana selama lebih dari 150 tahun. Selain itu, tradisi dan warisan suku dijaga dengan baik, yang tercermin dalam metode penangkapan ikan dan keterampilan kerajinan tangan.
Tips orang dalam
- Wear comfortable shoes, because the entire village is on a wooden boardwalk.
- You get the best photos in the afternoon, when the sun illuminates the floors and the warm tone of the wood.
- Avoid weekends to avoid the buildup of larger tourist crowds.
- Try local handmade items in small shops, they are more authentic than market stalls.
Where to Stay in Penang
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in PenangPowered by agoda




