Bahasa Indonesia
Foto dibuat oleh Gera Cejas di Pexels.com
Pilih tanggal dan gaya perjalanan Anda untuk mendapatkan:
Apakah ada hal yang sangat penting bagi Anda?
Pilih semua yang sesuai
Plan language: Bahasa IndonesiaDi antara hal-hal terbaik yang dapat dilakukan di Paola, Malta, pengunjung dapat menjelajahi Hypogeum of Ħal-Saflieni, sebuah nekropolis bawah tanah kuno berusia lebih dari 7.000 tahun. Pusat Pengunjung Hypogeum Ħal Saflieni menawarkan pameran detail di dekatnya. Selain itu, Gereja Paroki Paola mengesankan dengan arsitektur barok dan interiornya yang megah.


Dunia bawah tanah yang luar biasa, membawa Anda kembali ke masa lalu. Rasakan dinginnya dinding batu dan temukan rahasia dari ribuan tahun yang lalu.
Fakta cepat: Koridor bawah tanah memiliki tiga tingkat dan mencapai sekitar 10 meter di bawah tanah. Di dalamnya terdapat banyak lukisan serta jejak ritual dari 5000 tahun yang lalu.
Sorotan: Interiornya sejuk dan tenang, dengan gema luar biasa yang mengesankan saat dikunjungi. Yang paling menarik adalah tangga spiral yang mengarah ke ruang utama, di mana ditemukan banyak artefak kuno.


Temukan rahasia ritual prasejarah. Jelajahi labirin ruang kuno dan rasakan gema enam ribu tahun sejarah.
Fakta cepat: Di bawah permukaan tanah terbentang jaringan ruang bawah tanah tiga tingkat dengan luas sekitar 500 meter persegi. Di dalamnya dapat dilihat lukisan prasejarah dan mempelajari enam ribu tahun sejarah aktivitas manusia di tempat ini.
Sorotan: Terdapat ruang akustik yang luar biasa yang memperkuat suara hingga tingkat resonansi, yang dalam ritual kuno dapat menimbulkan efek hipnotis. Di antara dinding-dindingnya terukir relief realistis yang menceritakan kisah kuno tentang kehidupan dan kematian.


Pelajari bagaimana kehidupan 6000 tahun yang lalu. Lihat artefak menakjubkan dan rahasia prasejarah dengan mata kepala sendiri.
Fakta cepat: Koleksi ini mencakup lebih dari 50.000 artefak dari zaman prasejarah, termasuk patung terkenal Dewi Ibu dari sekitar tahun 3600 SM. Museum ini bertempat di kompleks bangunan rumah sakit bersejarah dari abad ke-18, yang dengan sendirinya merupakan daya tarik.
Sorotan: Eksponat patung Dewi Ibu memiliki tinggi sedikit di atas 30 cm dan melambangkan kesuburan, dengan penekanan unik pada detail seperti jari-jari yang jelas dan pola pada gaun. Penemuan seperangkat alat batu dan perhiasan memungkinkan kita memahami kehidupan sehari-hari manusia 6000 tahun yang lalu, yang tidak umum tersedia di museum lain.
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in Paola, MaltaPowered by agoda

Kannoli is a popular Maltese pastry filled with sweet ricotta cheese, often enjoyed during festivals and celebrations in Paola.

Imqaret are deep-fried date-filled pastries that are a beloved street food treat in Paola with a unique melding of Arab culinary influence.

Qagħaq tal-Għasel are traditional honey rings that are especially popular during Christmas in Paola and symbolize Maltese festive hospitality.

Bragioli are beef olives stuffed with a mixture of minced meat and herbs, simmered in a rich tomato sauce and a comfort food staple in Paola homes.

Stuffat tal-Fenek or rabbit stew is Malta's national dish, favored in Paola for its hearty and flavorful slow-cooked preparation.

Ftira is a traditional Maltese bread often topped with tomato paste, tuna, capers, and olives, widely enjoyed as a savory snack or light meal in Paola.

Kinnie is a unique Maltese soft drink made from bitter oranges and aromatic herbs, loved for its bittersweet taste and cultural significance in Paola.

Malta coffee is a strong coffee often enjoyed after meals in Paola, distinct for its robust flavor and social importance in Maltese gatherings.

Bebbux is a traditional Maltese herbal liqueur made from local herbs and enjoyed in Paola for its digestive and medicinal properties.
Dapatkan PDF dengan semua atraksi, penilaian, dan tips. Sempurna untuk digunakan secara offline.
The capital city known for historic sites and beautiful harbor views.
Picturesque fishing village famous for its market and colorful boats.
Malta International Airport is approximately 7 km from Paola; taxis and buses provide easy access to the city center.
Cara termudah dan paling terjangkau untuk mendapatkan internet seluler di mana pun Anda bepergian.
Komentar (7)
If you want authentic Maltese food, skip the main street restaurants. There's a little eatery near the bus station that serves excellent rabbit stew for a good price.
Paola is less polished than other Maltese towns but has a real local feel. Prices are reasonable and you won't find many tourists here, which is a plus.
Buy bus tickets in advance from the kiosk rather than on the bus to save a couple euros. Also, morning visits to the Hypogeum are less crowded, book online way ahead.
The weather was sunny during my visit but it got quite windy in the evenings. Not the ideal beach spot if you're after calm waters.
Paola has a gritty charm. The food is decent but not outstanding. If you like history, a couple of days is enough. Watch out for sudden rain though!