
Rotorua Museum
Waktu terbaik untuk berkunjung
Kunjungi pada pagi hari antara pukul 9 dan 11 ketika cahaya paling indah untuk memotret fasad, dan keramaian paling sedikit.
Tips anggaran
Akibat gempa, bangunan ditutup untuk kunjungan interior, tetapi tur luar dan taman gratis. Tiket museum tidak dikenakan biaya selama renovasi berlangsung.
Direkomendasikan untuk
Pecinta arsitektur, Fotografer, Penggemar sejarah kedokteran, Wisatawan yang menjelajahi objek wisata geotermal
Rencanakan kunjungan Anda
1 jam (tur luar dan taman)
Tentang
Fakta cepat: Bekas kompleks sanatorijuma dari tahun 1908 menyimpan cerita tentang pasien yang datang untuk mengobati rematik di pemandian air panas. Bangunan ini mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi tahun 2023 dan saat ini tidak dapat dikunjungi dari dalam.
Sorotan: Di bawah bangunan ini mengalir salah satu sumber air panas bawah tanah terbesar di belahan bumi selatan, yang dahulu memanaskan kolam renang sepanjang 30 meter. Pengunjung dulu berenang di air yang kaya akan belerang sambil melalui jendela lantai mereka dapat mengamati gelembung geotermal yang muncul dari tanah.
Tips orang dalam
- Foto fasad di cahaya pagi hari saat matahari menonjolkan detail kaya dari batu tufa.
- Jangan lewatkan taman geometris di belakang bangunan yang awalnya merupakan bagian dari kompleks sanatorijum.
- Bawalah payung bahkan di hari cerah karena cuaca di Rotorua berubah dalam hitungan menit.
- Tanyakan di kantor pariwisata di seberang jalan tentang status renovasi sebelum datang.
Where to Stay in Rotorua
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in RotoruaPowered by agoda




