
Museo Dabawenyo
Waktu terbaik untuk berkunjung
Pagi hari di hari kerja antara pukul 9 pagi hingga 11 pagi, saat galeri hampir kosong dan cahaya alami paling baik untuk melihat pameran. Hindari Senin sore jika museum tutup untuk perawatan.
Tips anggaran
Biaya masuk hanya PHP 30 (kurang dari satu dolar) untuk dewasa dan PHP 20 untuk pelajar dan lansia. Tidak ada tiket gratis atau hari bebas masuk, tetapi harga yang murah berarti Anda dapat berkunjung beberapa kali tanpa menguras anggaran.
Direkomendasikan untuk
Penggemar sejarah, Wisatawan dengan anggaran terbatas, Pelajar dan pendidik, Penjelajah perkotaan
Rencanakan kunjungan Anda
1-2 jam
Tentang
Fakta cepat: Tiga lantai pameran menelusuri masa lalu Davao, dari komunitas adat Lumad hingga pendudukan Jepang dan kehidupan perkotaan modern. Museum ini menempati bangunan era Amerika tahun 1950-an yang awalnya berfungsi sebagai kantor pos kota dan kemudian menjadi perpustakaan umum.
Sorotan: Sebuah ruangan tunggal di lantai dua menciptakan kembali ruang kelas Davao tahun 1970-an, lengkap dengan meja kayu, buku pelajaran vintage, dan papan tulis yang masih memiliki sisa-sisa persamaan matematika yang pudar. Pengunjung dapat membuka-buka buku tahunan asli dari sekolah menengah di Mindanao dari puluhan tahun sebelum Davao menjadi kota metropolitan besar.
Tips orang dalam
- Bawalah buku catatan kecil karena beberapa pameran memiliki kode QR dengan cerita tambahan dan foto arsip yang tidak dipajang di dinding.
- Balkon di lantai tiga menawarkan pemandangan jelas kubah Katedral San Pedro, cocok untuk foto cepat tanpa keramaian jalanan.
- Luangkan waktu ekstra untuk toko suvenir di lantai dasar, yang menjual kerajinan lokal dan buku yang tidak akan Anda temukan di mal.
- Lewati tur audio berpemandu dan jelajahi sendiri. Tanda informasi dalam bahasa Inggris sudah lengkap dan memungkinkan Anda bergerak sesuai kecepatan sendiri.
Where to Stay in Davao
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in DavaoPowered by agoda




