Bahasa Indonesia
Foto dibuat oleh Vincent Lebis di Pexels.com
Pilih tanggal dan gaya perjalanan Anda untuk mendapatkan:
Apakah ada hal yang sangat penting bagi Anda?
Pilih semua yang sesuai
Plan language: Bahasa IndonesiaHal yang dapat dilakukan di Puerto Princesa, Filipina, meliputi menjelajahi sungai bawah tanah terpanjang di dunia di Taman Nasional Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa, snorkeling di Teluk Honda, dan mengunjungi Pusat Rehabilitasi Satwa Palawan yang menarik untuk konservasi hewan. Jangan lupa untuk juga mengunjungi Baker's Hill untuk menikmati hidangan lezat serta Plaza Cuartel yang memiliki nilai sejarah.


Petualangan di bawah air di gua dan keajaiban alam yang unik menunggu. Rasakan perjalanan perahu di sepanjang sungai bawah tanah terpanjang di dunia dan lihat keajaiban alam dari dekat.
Fakta cepat: Di bawah gua-gua gelap mengalir sungai bawah tanah sepanjang 8,2 km. Sungai ini adalah salah satu sungai bawah tanah terpanjang di dunia yang langsung mengalir ke laut.
Sorotan: Pengunjung dapat naik perahu melewati tumpukan gua di mana dinding-dinding gua dipenuhi dengan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan. Sungai ini merupakan bagian dari jaringan kapur besar yang membentuk ekosistem unik bersama tanaman dan hewan langka.


Jelajahi pulau-pulau yang tertutup terumbu karang dan air yang jernih. Nikmati perjalanan perahu yang tenang dan kehidupan bawah laut yang berwarna-warni.
Fakta cepat: Para wisatawan dapat melihat terumbu karang yang beragam di air jernih Teluk Honda serta lebih dari 10 pulau berbeda yang dapat dijelajahi dengan perahu. Suhu laut rata-rata tetap sekitar 27 derajat sepanjang tahun, menawarkan kondisi yang menyenangkan untuk berenang dan snorkeling.
Sorotan: Banyak pulau di teluk ini merupakan habitat hutan bakau hijau dan burung laut langka, menyediakan lingkungan alam yang damai. Salah satu pulau, Pulau Bintang Laut, memiliki populasi bintang laut yang memberikan kesempatan untuk bertemu dan memotret secara dekat.


Pengalaman dekat dengan buaya dan burung eksotis mengajak Anda menjelajahi pelestarian alam. Pelajari bagaimana spesies lokal yang terancam dilindungi dan dijaga hidup.
Fakta cepat: Di sini tinggal lebih dari 100 buaya, termasuk buaya air asin raksasa yang dapat tumbuh sampai panjang 5 meter. Tempat ini juga membudidayakan banyak spesies lokal seperti Palawan Tuke, burung yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia.
Sorotan: Sangat menarik untuk menyaksikan pemberian makan buaya air asin yang dilakukan dari platform khusus, suatu petualangan nyata bagi anak-anak maupun orang dewasa. Di pusat ini juga dapat melihat secara dekat dan belajar tentang perlindungan spesies terancam, langkah penting dalam melestarikan keanekaragaman hayati.


Tempat yang menyenangkan untuk indera rasa dan penglihatan. Nikmati banyak taman penuh warna dan hidangan lokal yang lezat.
Fakta cepat: Di sini terdapat lebih dari 15 pusat taman kecil dan kios kerajinan yang menawarkan camilan dan makanan lokal. Cokelat dan manisan kelapa khas tempat ini sangat disukai oleh anak-anak dan orang dewasa.
Sorotan: Taman yang ceria, dirancang sebagai pusat permainan, memberikan kesenangan tak berujung bagi pengunjung kecil dengan tantangan dan latar alam. Salah satu kesenangan eksotis adalah sudut yang didedikasikan untuk dunia kura-kura, di mana pengunjung dapat mengamati mereka dari dekat.


Menyelam langsung ke sejarah dan rasakan warisan bersembunyi dari masa perang yang heroik. Selami masa lalu berlapis di atas ruang penjara bawah tanah.
Fakta cepat: Sekitar 150 tawanan perang Amerika Serikat pernah ditahan di sini selama Perang Dunia II, yang sebenarnya mengalami kehidupan yang sangat keras. Di area ini terdapat sisa-sisa ruang bawah tanah penjara yang dapat dilihat dan menceritakan kisah sejarah yang kuat.
Sorotan: Ruang penjara di darat dan bawah tanah sangat mengesankan: di dalam tanah, dapat dilihat gua-gua kecil yang menjadi tempat para tentara dikurung. Yang membuat tempat ini istimewa adalah koleksi poster kayu lapis yang menggambarkan kisah para tentara melalui foto dan surat.


Arsitektur Gotik yang unik dan kaca patri yang berwarna memanggil untuk dijelajahi. Ibadah malam Sabtu yang hidup membawa jiwa budaya lokal.
Fakta cepat: Bangunan gereja bersejarah ini dikenal dengan arsitektur Gotik unik yang menarik minat penduduk lokal dan wisatawan setiap tahun. Tempat ini aktif digunakan oleh komunitas lokal untuk acara keagamaan dan sosial penting mereka.
Sorotan: Di gereja tersembunyi koleksi kaca patri yang menarik, di mana setiap panel kaca menceritakan legenda santo yang berbeda, memberikan cahaya khusus saat sinar matahari masuk. Ibadah setiap Sabtu malam melibatkan pengunjung dengan lagu dan ritual tradisional lokal yang sulit ditemukan di tempat lain.


Rasakan kehidupan pedesaan dan ketenangan alam dalam satu kunjungan. Ikutlah dalam aktivitas bertani dan lihat burung asli yang berwarna-warni di jalur yang damai.
Fakta cepat: Peternakan ini mencakup lebih dari 20 hektar hutan tropis lebat dan lahan pertanian. Anggota komunitas lokal mengelola peternakan ini dengan menggabungkan ekowisata dan pertanian berkelanjutan.
Sorotan: Pengunjung dapat ikut serta dalam aktivitas bertani tradisional seperti menanam dan memanen padi. Peternakan ini menjadi rumah bagi lebih dari 30 spesies burung asli, menjadikannya sanctuary kecil bagi pecinta satwa liar.


Kupu-kupu terbang hanya beberapa langkah dari Anda, sambil melihat kehidupan suku asli secara nyata. Pelajari dan kagumi kupu-kupu hidup serta tradisi suku!
Fakta cepat: Di sini dapat dilihat lebih dari 20 jenis kupu-kupu yang terbang bebas di hutan eksotis. Pengunjung juga dapat mengenal kehidupan suku lokal yang menampilkan alat tradisional dan kerajinan tangan.
Sorotan: Peternakan kupu-kupu dibangun sedemikian rupa sehingga pengunjung dapat melihat dan memotret mereka dari dekat tanpa mengganggu. Bagian desa suku menampilkan gaya hidup asli suku Palawan dengan pengalaman tradisional seperti permainan bambu dan alat kayu.


Kesempatan unik untuk melihat kehidupan penjara dalam komunitas pertanian. Temui narapidana dan keluarga mereka yang hidup dan bekerja bersama di area luas.
Fakta cepat: Sebagian besar tahanan di sini mengelola usaha pertanian di lebih dari 16.000 hektar lahan, menjadikan penjara ini salah satu yang terbesar sejenis. Kehidupan berkeluarga diperbolehkan di penjara, sehingga banyak narapidana tinggal bersama keluarga mereka dalam komunitas yang sama.
Sorotan: Saat berjalan di jalan, dapat terlihat narapidana bekerja dan keluarga mereka beraktivitas seperti di lingkungan desa biasa. Kesempatan bertemu dan berbicara dengan para narapidana serta keluarga mereka memberikan wawasan langka tentang kehidupan sehari-hari di penjara.
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in Puerto Princesa, PhilippinesPowered by agoda

Budbud Palawan is a native sticky rice cake wrapped in banana leaves, known for its soft texture and distinct coconut flavor, representing Palawan's traditional rice delicacies.

Tartang Gubat is a sweet made from wild bamboo shoots coated in caramelized sugar, highlighting the resourcefulness in using local forest ingredients.

Coconut Buko Pie from Puerto Princesa features fresh young coconut meat baked in a creamy custard filling, a tropical twist on the classic Filipino pie.

Tamilok is a local delicacy made from woodworms found in mangroves, often eaten raw or with vinegar as a savory and adventurous dish.

Kinilaw na Isda is a traditional Filipino ceviche made with fresh fish marinated in vinegar, calamansi, and spices, celebrating the abundance of local seafood.

Laing is a spicy dish made from dried taro leaves cooked in coconut milk with chili and shrimp paste, a staple in Palawan's savory cuisine.

Tuba is a traditional fermented coconut sap drink often enjoyed fresh or fermented into a palm wine, a staple beverage in many Filipino communities.

Buko Juice, the refreshing natural coconut water served straight from young coconuts, is a popular drink to cool down in Puerto Princesa's tropical climate.

Salabat is a traditional ginger tea known for its soothing properties and is often consumed to warm up or aid digestion.
Dapatkan PDF dengan semua atraksi, penilaian, dan tips. Sempurna untuk digunakan secara offline.
Use taxi or tricycle from the airport to city center; travel time is around 15 minutes.
Cara termudah dan paling terjangkau untuk mendapatkan internet seluler di mana pun Anda bepergian.
Komentar (7)
Weather was hot and humid but manageable, food is fresh with lots of seafood options, three days felt just right for the main sights.
Skip the airport taxis, take a multicab from outside for a fraction of the cost, and try the batchoy noodle soup in local eateries away from the tourist strip.
The underground river tour is worth the trip, but get there early to avoid big crowds and long waits.
Felt super touristy near the popular spots, but if you stray a bit, you find chill local vibes and affordable eats.
Markets have tons of souvenirs and snacks, but prices can be inflated, so haggle politely or buy at less touristy stalls.