
Pettah Market
Waktu terbaik untuk berkunjung
Pagi hari, dari pukul 7 hingga 10 pagi, hindari panas tengah hari dan keramaian terbesar; hari kerja lebih tenang dibandingkan pagi akhir pekan.
Tips anggaran
Tidak ada biaya masuk; bawalah uang kertas rupee Sri Lanka kecil untuk tawar-menawar yang lebih mudah, bandingkan beberapa kios sebelum membeli, dan perkirakan untuk menawar 10-30% untuk barang non-makanan.
Direkomendasikan untuk
Pembeli yang suka tawar-menawar, Pecinta jajanan kaki lima, Penggemar fotografi, Penjelajah budaya
Rencanakan kunjungan Anda
2-3 jam
Tentang
Fakta cepat: Deretan demi deretan kios berjejal di lorong-lorong sempit, di mana pedagang berteriak menawarkan barang dan udara pekat dengan aroma kayu manis dan kunyit. Lebih dari 1.000 pedagang menjual segala sesuatu mulai dari barang kuningan hingga elektronik, dan tawar-menawar adalah hal yang biasa sehingga Anda sering bisa menurunkan 20 hingga 40 persen dari harga pertama.
Sorotan: Lorong rempah beratap rendah mengeluarkan aroma kuat kayu manis, cengkeh, dan cabai kering, di mana satu kios dapat menumpuk lebih dari 80 jenis rempah dalam stoples kaca sehingga Anda bisa mencium sebelum membeli. Lorong ikan menjadi teatrikal saat pedagang memfilet 200 hingga 300 kilogram ikan di bawah lampu neon, lantai basah memantulkan kilatan pisau dan aroma tajam garam dan jeruk nipis.
Tips orang dalam
- Kenakan sepatu tertutup dan pakaian ringan karena gang-gang sempit dan tanah bisa tidak rata.
- Simpan barang berharga di saku depan atau sabuk uang dan gunakan pecahan uang kecil untuk mempercepat transaksi.
- Mintalah izin sebelum memotret pedagang dan fokuslah pada kios kain warna-warni serta menara rempah untuk hasil foto terbaik.
- Bandingkan harga di beberapa kios saat membeli rempah-rempah, tekstil, atau elektronik, dan bawalah tas reusable untuk belanjaan.
Where to Stay in Colombo
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in ColomboPowered by agoda




