
Dambulla Museum
Waktu terbaik untuk berkunjung
Kunjungi pada pagi hari kerja sekitar pukul 10 pagi saat Economic Centre sepi dan pemilik museum sering hadir untuk tur pribadi.
Tips anggaran
Tiket masuk sekitar 300 LKR (kurang lebih $1 USD) dan biaya ini langsung digunakan untuk perawatan koleksi. Tidak ada tiket paket atau kombinasi, tetapi harga yang murah membuatnya terjangkau baik dikunjungi sendiri atau digabung dengan kunjungan ke pasar Dambulla.
Direkomendasikan untuk
Penggemar teknologi vintage, Wisatawan berbiaya rendah yang penasaran, Pecinta budaya Sri Lanka, Siapa pun yang suka museum kecil yang unik
Rencanakan kunjungan Anda
45 menit hingga 1 jam
Tentang
Fakta cepat: Tersembunyi di lantai atas Dambulla Economic Centre, museum unik ini memamerkan lebih dari 2.000 radio transistor vintage dari tahun 1950-an hingga 1980-an. Koleksi selama empat dekade dari satu keluarga memenuhi lemari kaca, menampilkan segala sesuatu mulai dari model Sony Jepang hingga perangkat buatan Soviet.
Sorotan: Satu rak menyimpan radio Philips tahun 1960-an yang masih berderak hidup, memutar siaran stasiun Sinhala seperti yang dilakukannya pada era kemerdekaan Sri Lanka. Pusat koleksinya adalah model Grundig langka tahun 1958 dengan tutup pemutar piringan hitam, salah satu dari kurang dari 200 yang pernah diproduksi di Jerman Barat.
Tips orang dalam
- Mintalah penjaga untuk mendemonstrasikan radio tabung tahun 1950-an, kualitas suaranya ternyata hangat dan kaya.
- Bawalah senter kecil untuk membaca label tulisan tangan pada model yang lebih tua, pencahayaan bisa redup.
- Gabungkan kunjungan ini dengan jalan-jalan melewati kios hasil bumi Economic Centre untuk pengalaman pasar yang ramai.
- Museum ini tidak memiliki AC, jadi bawalah kipas tangan atau kunjungi saat pagi yang lebih sejuk.
Info praktis
Where to Stay in Dambulla
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in DambullaPowered by agoda




