City BuddyCityBuddy
Bahasa Indonesia
National Maritime Museum

National Maritime Museum

4.2 (1,290 reviews)
Atraksi wisataMuseumTempat menarikTempat

Waktu terbaik untuk berkunjung

Kunjungi pada pagi hari di hari kerja tepat saat buka pukul 9 pagi untuk menghindari keramaian penumpang kapal pesiar. Cahaya sore yang masuk melalui jendela kolonial Belanda menciptakan peluang foto yang indah sekitar pukul 3 sore.

Tips anggaran

Tiket masuk sekitar 500 LKR (sekitar $1.50 USD) untuk dewasa, dengan diskon untuk anak-anak dan pelajar. Tiket Anda sudah termasuk akses ke Museum Nasional Galle yang bersebelahan, jadi simpanlah stubsnya dan kunjungi keduanya.

Direkomendasikan untuk

Penggemar sejarah, Penggemar bangkai kapal dan selam, Keluarga dengan anak-anak yang ingin tahu, Pecinta fotografi

Rencanakan kunjungan Anda

1-2 jam

Tentang

Fakta cepat: Housed inside a 300-year-old Dutch colonial building that once served as a warehouse for spices, this museum preserves artifacts from over 2,000 shipwrecks scattered along Sri Lanka's southern coast. Among the most fascinating exhibits is a 25-foot whale skeleton suspended from the ceiling, alongside ancient navigational instruments used by Arab, Chinese, and European traders.

Sorotan: The museum's centerpiece is a remarkably preserved 14th-century Chinese shipwreck discovered off Galle's coast, complete with its cargo of blue-and-white porcelain still visible through the coral encrustation. You can actually hold a 500-year-old trade bead from the same era in your palm during the interactive touch table session, feeling the smooth glass worn by centuries of ocean currents.

Tips orang dalam

  • Lewati panduan audio dan sebagai gantinya berbincanglah dengan sejarawan staf di dekat pameran bangkai kapal, mereka menceritakan kisah lokal yang tidak ada dalam rekaman.
  • Kenakan pakaian tipis dan bawa kipas, bangunan tua Belanda ini memiliki ventilasi terbatas dan cepat lembap.
  • Naiklah ke lantai atas terlebih dahulu untuk melihat kerangka paus sebelum keramaian datang, tangga kayu berderit keras dan mengganggu pengalaman.
  • Ruang peta maritim di bagian belakang mudah terlewatkan tetapi menyimpan peta asli Belanda dari tahun 1600-an, mintalah seorang penjaga untuk menunjukkannya.

Info praktis

Jam buka

Petunjuk arah

Situs resmi

Pesan tur & tiket

Where to Stay in Galle

Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions

Search all hotels in Galle

Powered by agoda