
Azm Palace (Beit al-Azem)
Waktu terbaik untuk berkunjung
Early morning or late afternoon to avoid heat and tour groups and to catch soft light on the courtyard. Spring and autumn are most pleasant for walking in the Old City.
Tips anggaran
Small admission fee payable on arrival, usually a modest amount paid in local currency so carry cash; student discounts may be available with ID. No city pass typically covers the palace, save money by combining the visit with nearby Old City sites and walking between them.
Direkomendasikan untuk
History buffs, Architecture lovers, Photography enthusiasts, Cultural travelers
Rencanakan kunjungan Anda
45-60 min
Tentang
Fakta cepat: Interior mewah dulunya menjadi tempat tinggal keluarga al-Azm yang berpengaruh, dengan halaman tengah di mana air mancur marmer masih memercik di bawah mashrabiya kayu berukir. Pengunjung sering memperhatikan langit-langit cedar yang dicat dan ruang resepsi yang luas, di mana sinar matahari menembus layar berpola untuk melemparkan bayangan seperti renda di lantai ubin berwarna-warni.
Sorotan: Melangkahlah ke halaman tengah dan Anda akan mendengar air mengetuk air mancur, mencium aroma bunga jeruk saat tukang kebun menyiram pohon-pohon dalam pot, dan melihat sinar matahari mengatur pola di 16 tiang batu. Sebuah koridor sempit di lantai atas menyembunyikan tujuh ruangan kecil yang secara tradisional digunakan untuk korespondensi pribadi dan pencatatan, udara di dalamnya masih menyimpan jejak samar air mawar dan cedar berasap.
Tips orang dalam
- Dress modestly, shoulders and knees covered, out of respect for local customs and to enter all rooms.
- Wear comfortable shoes, courtyard paving and thresholds are uneven.
- Aim for opening time to enjoy the central courtyard before larger tour groups arrive.
- Ask staff permission before using a tripod or taking photos inside the most ornate rooms.
Where to Stay in Damascus
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in DamascusPowered by agoda




