
Jiufen Old Street
Waktu terbaik untuk berkunjung
Sore hingga malam, saat lampion merah mulai menyala dan pemandangan laut melebur dengan warna senja. Hari kerja jauh lebih sepi dibanding akhir pekan yang terasa sangat padat.
Tips anggaran
Masuk ke jalan lama gratis. Sebagian besar camilan berharga antara 30-100 TWD, jadi bawalah uang tunai dalam pecahan kecil dan bagilah porsi untuk mencoba lebih banyak tanpa berlebihan.
Direkomendasikan untuk
Pecinta kuliner yang suka mencicipi jajanan di kios-kios, Penggemar fotografi yang memburu jalan-jalan bermandikan cahaya lampion, Pencari spiritual, Wisatawan solo yang suka berkelana
Rencanakan kunjungan Anda
2-3 jam
Tentang
Fakta cepat: Over 200 tea houses and food stalls pack into this narrow mountain lane, serving everything from taro balls to street-side stinky tofu. The street draws over 6 million visitors annually, making it one of the most visited spots in northern Taiwan.
Sorotan: Legend says the old street's iconic red lanterns were inspired by a 1989 Japanese film, not local tradition, and the lanterns only went up after the movie crew asked shopkeepers to decorate for atmosphere. Today, the cascading red lanterns glow from 4 PM onward, transforming the stone stairways into something that feels straight out of a Studio Ghibli dream.
Tips orang dalam
- Tibalah pukul 3 sore pada hari kerja untuk menghindari keramaian terburuk sambil tetap bisa melihat lampion mulai menyala saat senja.
- Hindari jalan utama saat jam sibuk dan masuklah ke gang-gang samping dari Jalan Shuqi untuk tempat foto yang lebih sepi.
- Kenakan sepatu yang tidak licin: anak tangga batu menjadi licin karena hujan dan tumpahan, terutama di dekat tangga A-Mei Tea House.
- Cobalah gulungan es krim kacang dari gerobak di dekat puncak tangga, bukan dari kios di tengah keramaian utama.
Where to Stay in New Taipei City
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in New Taipei CityPowered by agoda




