
Dhayah Fort
Waktu terbaik untuk berkunjung
Kunjungi pada sore hari, sekitar pukul 16.00, untuk menghindari panas yang menyengat dan menikmati cahaya keemasan yang memperindah dinding batako.
Tips anggaran
Pintu masuk gratis, sehingga menjadi tempat yang terjangkau bagi semua orang. Siapkan air minum kemasan karena tidak ada pedagang di lokasi.
Direkomendasikan untuk
Penggemar sejarah militer, Pendaki biasa, Fotografer lanskap, Wisatawan yang mencari pemandangan panorama
Rencanakan kunjungan Anda
1 jam
Tentang
Fakta cepat: Bertengger di atas bukit kapur, benteng abad ke-16 ini merupakan benteng pertahanan terakhir melawan Inggris pada tahun 1819. Hanya setinggi 53 meter yang memisahkan dinding batako dari laut, menawarkan kontras yang mencolok antara gurun oker dan air teluk yang biru kehijauan.
Sorotan: Selama serangan Inggris tahun 1819, hampir 400 pejuang lokal dan keluarga mereka berlindung di sini selama tiga hari, bertahan hanya dengan meriam sederhana. Saat ini, saat menaiki 238 anak tangga yang dipahat di batu, Anda masih dapat melihat bekas bola meriam yang tertanam di dinding tua dari batu karang dan kapur.
Tips orang dalam
- Kenakan sepatu tertutup anti selip, karena anak tangga tidak rata yang dipahat di batu menjadi licin setelah hujan.
- Titik foto paling spektakuler berada di pendaratan terakhir, tepat sebelum puncak, dengan latar belakang laut.
- Hindari hari Jumat setelah pukul 15.00, karena banyak keluarga lokal datang untuk piknik saat matahari terbenam.
- Bawalah teropong untuk mengamati flamingo di tambak garam di sekitarnya dari puncak.
Where to Stay in Ras Al Khaimah
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in Ras Al KhaimahPowered by agoda




