Bahasa Indonesia
Foto dibuat oleh Mikhail Nilov di Pexels.com
Pilih tanggal dan gaya perjalanan Anda untuk mendapatkan:
Apakah ada hal yang sangat penting bagi Anda?
Pilih semua yang sesuai
Plan language: Bahasa IndonesiaWhen looking for things to do in Sharjah, United Arab Emirates, start with the Sharjah Art Museum featuring over 500 works of art. Al Noor Island offers peaceful gardens and butterflies, while the Blue Souk with 600 shops is a perfect place for shopping for gold and textiles.


Take a peek into the richness of Arab modern art through hundreds of works that tell stories of the Gulf. You walk through bright galleries naturally bathed in sunlight, surrounded by paintings that reveal the spirit of a culture.
Fakta cepat: S više od 300 umjetničkih djela, ovo je najveća umjetnička zbirka u Zaljevu. Zgrada se prostire na četiri kata s prirodnim svjetlom koje se prelijeva kroz ogromne prozore i stvara nevjerojatne sjene na podu od mramora.
Sorotan: Na trećem katu izložena je osobna kolekcija šeika Sultana bin Mohameda Al Qasimija, vladara Sharjaha, koji je desetljećima prikupljao djela arapskih modernista. Među njima je slika na kojoj je prikazan trenutak potpisivanja prvog ustava Ujedinjenih Arapskih Emirata, naslikana iste godine kada je nacija rođena.


Imagine a walk through a garden that lights up in a thousand colors at night, and surrounds you with exotic butterflies during the day. Every corner of the island brings a new surprise, from art installations to fragrant gardens.
Fakta cepat: Di pulau seluas 47.000 meter persegi, seni dan alam berpadu dalam pertunjukan cahaya yang spektakuler dengan lebih dari 100.000 lampu. Pada malam hari, puncak pohon berubah menjadi patung cahaya yang hidup, sementara kupu-kupu beterbangan bebas di paviliun kaca pada siang hari.
Sorotan: Waktu yang dihabiskan di Taman Kunang-kunang mengungkapkan 50 kunang-kunang logam raksasa yang berkedip seirama sempurna dengan serangga asli. Paviliun seni karya desainer Belanda Tord Boontje dilapisi dengan 1.200 lembar kaca potong tangan yang berkilau seperti embun di bawah sinar matahari.


Touching the golden dome begins a journey through 1400 years of Islamic heritage. Stroll through halls filled with gleaming ceramics, fine silk fabrics, and ancient astronomical instruments.
Fakta cepat: Smješten u bivšoj tržnici na umjetnom otoku, ovaj muzej krije više od 5000 predmeta koji pričaju priče o islamskoj znanosti, umjetnosti i svakodnevnom životu. Njegova kupola od 12 metara prekrivena je zlatnim mozaikom koji reflektira sunčevu svjetlost poput dragulja.
Sorotan: U prizemlju se nalazi jedinstvena zbirka rijetkih rukopisa i minijatura, uključujući primjerke Kur'ana veličine dlana koji datiraju iz 7. stoljeća. Posebno je dojmljiva soba posvećena astronomiji gdje možete vidjeti precizne modele islamskih astrolaba koje su koristili moreplovci u 9. stoljeću.


A walk along the canal where tradition meets modern entertainment. A ride on the panoramic wheel, dinner by the water and live music performances await you.
Fakta cepat: Di kanal Al Qasbe terdapat sebuah roda panorama setinggi 60 meter yang menawarkan pemandangan spektakuler ke arah pantai. Setiap tahun, lebih dari 3 juta pengunjung menikmati berjalan-jalan di tepi air, duduk di kafe-kafe, dan menyaksikan instalasi cahaya malam hari.
Sorotan: Saat malam tiba, seluruh kanal berubah menjadi galeri cahaya. Ratusan lampu sorot dalam warna pastel menerangi air dan menciptakan efek cermin. Momen terbaik adalah lima menit sebelum matahari terbenam, saat langit dan kanal menyatu dalam nuansa oranye dan ungu.


Dive into the underwater world of the Arabian Gulf without a diving suit. Walk through a glass tunnel while sharks glide above your head.
Fakta cepat: Di bawah air tersembunyi lebih dari 20 kolam laut dengan lebih dari 100 spesies hewan asli perairan UAE. Pengunjung termuda dengan gembira mengamati ikan pari yang 'melambai' saat mereka meluncur tepat di samping kaca.
Sorotan: Di terowongan besar dari akrilik transparan Anda bisa berdiri sementara hiu sepanjang dua meter dan ikan pari raksasa berenang tepat di atas kepala Anda. Suara arus laut dan cahaya biru temaram menciptakan perasaan seolah Anda sendiri bernapas di bawah laut.


The liveliest waterfront in Sharjah where music, water and lights come together in perfect rhythm. Walk by the sea, eat by the waves and watch the fountains dance under the stars.
Fakta cepat: Setiap malam, air mancur menyemburkan air hingga 100 meter ke udara dengan pertunjukan cahaya dan musik yang berlangsung selama 20 menit. Di tepi pantai sepanjang tiga kilometer terdapat 14 restoran, kafe, dan toko yang dikunjungi lebih dari 3 juta orang setiap tahun.
Sorotan: Pada malam hari, seluruh tepi pantai berubah menjadi cermin pantulan cahaya dari air mancur dan gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya, dan aroma kopi segar bercampur dengan udara asin. Di pusatnya terdapat masjid yang seluruhnya dilapisi marmer putih yang berubah warna menjadi emas saat disinari matahari terbenam.


Walk through 100,000 square meters of a living museum of Arab architecture and culture. Smell the scent of oud and spices as you explore old artisan workshops and galleries.
Fakta cepat: Pusat kota yang telah direnovasi ini membentang seluas 100.000 meter persegi dan berisi lebih dari 100 rumah tradisional, toko, dan halaman. Pusat perdagangan kota di masa lalu kini menjadi rumah bagi banyak galeri seni, museum, dan bengkel kerajinan yang menghidupkan kembali keterampilan lama.
Sorotan: Setiap malam saat senja, gang-gang dan halaman tua diterangi oleh cahaya lentera lembut yang menciptakan suasana magis yang tidak dapat ditemukan di tempat lain di Teluk. Museum Peradaban Islam yang terletak di pasar yang direnovasi dari abad ke-19 sangat menarik, di mana Anda dapat melihat manuskrip langka Al-Qur'an dari abad ke-13.


Peek into the secret life of the desert as you will not see anywhere else. You will walk among animals that have survived the harshest conditions on Earth.
Fakta cepat: Di lahan hampir 60 hektar lanskap gurun, terdapat kompleks yang menggabungkan museum sejarah alam, kebun raya, dan pusat satwa liar. Lebih dari 100 spesies fauna gurun hidup di sini, termasuk antelop oryx Arab yang pernah benar-benar punah di alam liar.
Sorotan: Tur malam dengan pencahayaan khusus mengungkapkan hewan-hewan gurun yang biasanya sama sekali tidak terlihat pada siang hari, dari kalajengking yang berpendar di bawah sinar UV hingga hewan pengerat gurun malam hari. Momen yang sangat mengharukan adalah ketika dalam keheningan malam Anda mendengar auman kucing gurun Arab, salah satu kucing yang paling terancam punah di dunia.


Sharjah Fort
Step into 200 years of ancient history and discover how rulers and ordinary people lived in the heart of the desert. At every step you will feel the shade of thick stone walls and see authentic oriental furniture that seems to await the return of its former owners.
Fakta cepat: Bekas kediaman keluarga penguasa Al Qasimi, benteng tahun 1823 ini telah menyaksikan sejarah maritim dan perdagangan seluruh kawasan. Dinding setebal 70 sentimeter dibangun dari batu karang dan gipsum, dan di dalamnya terdapat menara angin tradisional yang mendinginkan ruangan sebelum era pendingin udara.
Sorotan: Anda akan terkejut dengan lorong rahasia yang menghubungkan bangunan utama dengan masjid terdekat, dulunya jalur pelarian jika terjadi pengepungan. Detail yang paling mengesankan adalah balok kayu ukiran tangan dan pintu kayu jati yang dibawa oleh pedagang dari Zanzibar, dan setiap cerita membawa aroma laut dan perjalanan jauh.
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in Sharjah, United Arab EmiratesPowered by agoda

Luqaimat are deep-fried dough balls drizzled with date molasses or honey. They are a beloved Emirati dessert, often served during Ramadan and festive gatherings.

Esh Asarya is a creamy Emirati bread pudding made with sweet cheese, cream, and topped with pistachios. It is a refined dessert originating from the Arabian Gulf region.

Khanfaroosh are small, spongy Emirati pancakes flavored with saffron, cardamom, and rose water. They are traditionally cooked in a special mold and enjoyed with tea or coffee.

Al Harees is a slow-cooked porridge of wheat and meat, often seasoned with salt and cinnamon. It is a UNESCO-recognized Emirati dish deeply tied to Ramadan and celebrations.

Machboos is a fragrant spiced rice dish with meat or seafood, similar to biryani but using a unique blend of baharat spices. It is considered the national dish of the UAE.

Thareed is a hearty stew of meat and vegetables served over crispy thin bread. It is a traditional Bedouin dish especially popular during Ramadan.

Gahwa is a traditional Emirati coffee flavored with cardamom, saffron, and cloves. It is served in small cups without sugar and is a symbol of hospitality in Sharjah.

Karak Chai is a strong, sweet milky tea infused with cardamom and sometimes saffron. It is an incredibly popular street drink in Sharjah and across the UAE.

Laban is a traditional buttermilk or yogurt drink, often salted and served chilled. It is commonly enjoyed alongside heavy rice and meat dishes to aid digestion.
Dapatkan PDF dengan semua atraksi, penilaian, dan tips. Sempurna untuk digunakan secara offline.
Glittering metropolis with Burj Khalifa, shopping malls, and beaches
Quiet coastal city with a traditional dhow shipbuilding yard
Mountainous emirate with Jebel Jais and adventure activities
Eastern emirate on the Gulf of Oman with beaches and diving
Intercity bus services to Dubai, Ajman, and other emirates
Sharjah International Airport is about 15 minutes from the city center. Taxis are widely available and affordable. Dubai Airport is also a convenient alternative.
Cara termudah dan paling terjangkau untuk mendapatkan internet seluler di mana pun Anda bepergian.
Komentar (5)
If you take the abra across the creek to the fruit and veg market, you'll find spices and dates for half the price of the tourist souk near the center.
Went in July, absolutely brutal heat. Could barely walk outside past 10am. The souks are cool but even with AC everywhere, it was rough.
Loved the art scene here. The museums are solid and mostly cheap. Found some amazing mandi at a tiny spot near the corniche.
Most museums close for a few hours in the afternoon. Plan your day around that or you'll end up wandering in the heat waiting for them to reopen.
Sharjah surprised me a lot. Way more low key than Dubai, better food prices, and the culture vibe feels real. 3 days is enough though.