
Al Ayjah Fort
Waktu terbaik untuk berkunjung
Pagi hari saat bayangan benteng jatuh ke air dan tidak ada pengunjung lain. Sore hari saat air surut memberi kesempatan untuk melihat bagian dinding yang biasanya terendam air.
Tips anggaran
Tiket masuk bersifat simbolis, sedikit di atas 1 OMR (sekitar 2,50 EUR). Tiket hanya bisa dibeli dengan uang tunai, jadi bawalah uang receh.
Direkomendasikan untuk
Pecinta fotografi, Penggemar sejarah, Anggaran perjalanan, Pelancong solo
Rencanakan kunjungan Anda
30-45 menit
Tentang
Fakta cepat: Menara yang menjulang di atas gerbang tidak hanya digunakan untuk pertahanan, tetapi juga sebagai kincir angin untuk menggiling gandum. Dinding benteng terletak hanya beberapa meter dari air, dan saat air surut, Anda dapat melihat kepiting yang berjemur di bebatuan di sekitarnya.
Sorotan: Di halaman dalam benteng, masih terdapat tumpukan bola meriam tanah liat asli yang ditumpuk sejak abad ke-18. Bola meriam itu tidak pernah digunakan. Strategi pertahanan tidak mengandalkan kekuatan tembakan, melainkan penataan dinding sehingga musuh akan terjebak di lorong-lorong sempit.
Tips orang dalam
- Sebelum naik ke atas, singgahlah ke ruang kecil di bawah tangga. Di sana dipamerkan senjata dan keramik asli.
- Foto terbaik tidak diambil dari dalam benteng, melainkan dari jembatan kayu di atas wadi yang menuju ke pintu masuk.
- Di dalam tidak ada AC, jadi di bulan-bulan musim panas pilihlah jam pagi atau bawalah air minum.
- Tidak jauh dari benteng terdapat bengkel perahu tradisional. Layak dilihat sebelum atau sesudah berkunjung.
Where to Stay in Sur
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in SurPowered by agoda




