City BuddyCityBuddy
Bahasa Indonesia
View of Sokcho's skyline with high-rise buildings and a blue bridge under a clear sky.

Hal yang Dapat Dilakukan di Sokcho, South Korea

Foto dibuat oleh 정규송 Nui MALAMA di Pexels.com

Kapan berkunjung

NOT BUSYJan-0.5°6d rain
NOT BUSYFeb1.2°5d rain
NOT BUSYMar5.8°7d rain
MODERATEApr12°8d rainBEST
MODERATEMay17.5°8d rainBEST
MODERATEJun21.6°9d rainBEST
BUSYJul25.1°14d rain
VERY BUSYAug26.3°13d rain
MODERATESep21.9°9d rainBEST
MODERATEOct16°6d rainBEST
NOT BUSYNov9°7d rain
NOT BUSYDec2.8°5d rain

Kapan Anda akan ke Sokcho, South Korea?

Pilih tanggal dan gaya perjalanan Anda untuk mendapatkan:

Itinerary harian yang dipersonalisasi
Kalkulator anggaran perjalanan Anda
Daftar periksa pra-perjalanan (visa, eSIM, tiket...)

Apakah ada hal yang sangat penting bagi Anda?

Pilih semua yang sesuai

Plan language: Bahasa Indonesia

Atraksi paling populer di Sokcho, South Korea

Jika Anda mencari hal yang dapat dilakukan di Sokcho, Korea Selatan, mulailah dengan mendaki puncak Ulsanbawi di Taman Nasional Seoraksan, yang menawarkan pemandangan Laut Jepang yang indah. Berjalan-jalanlah di dermaga sepanjang 300 meter di Desa Abai, cobalah cumi-cumi lokal di Pantai Sokcho, dan nikmati matahari terbenam di Paviliun Yeonggeumjeong.

Seoraksan National Park

1. Seoraksan National Park

4.5 (1,237)
Taman nasionalTamanTempat menarikTempat

Puncak granit yang memusingkan dan air terjun, di mana udara berbau pinus dan garam Laut Jepang. Berjalanlah di jembatan gantung di antara awan dan sentuhlah pohon cedar berusia 400 tahun yang bertahan melewati dinasti-dinasti.

Fakta cepat: Puncak granit curam setinggi 1708 meter terbelah oleh ngarai terdalam, di mana air pecah menjadi debu pelangi. Di kawasan taman ini hidup lebih dari 1500 spesies hewan, termasuk harimau Amur yang paling langka dan beruang Himalaya.

Sorotan: Saat fajar, batu Ulsanbawi (setinggi 4 meter) memancarkan bayangan yang menyerupai jari raksasa yang menunjuk ke timur, nelayan setempat selama berabad-abad menggunakannya sebagai panduan saat melaut. Yang paling menakjubkan: di taman ini masih tersimpan kuil Buddha Sinheungsa yang dibangun tahun 653, di mana setiap pagi para biksu memecahkan air es dari sungai pegunungan untuk pemandian suci.

Sokcho Beach

2. Sokcho Beach

4.3 (7,608)
PantaiFitur alamTempat

Pantai kota terbaik di pesisir timur dengan pasir lembut dan pohon pinus yang indah. Berendamlah di laut hangat, nikmati makanan laut segar di tepi pantai, dan saksikan matahari terbenam sambil duduk di meja kafe.

Fakta cepat: Pasir putih halus membentang sejauh 1,5 kilometer di sepanjang pesisir Laut Timur. Ombak di sini cukup tenang, dan air menghangat hingga 24 derajat yang nyaman pada pertengahan Juli.

Sorotan: Pagi-pagi sekali, sebelum pengunjung pertama datang, langsung di pantai Anda bisa melihat nelayan setempat menarik jaring berisi ikan yang baru ditangkap dengan tangan, yang bisa langsung dibeli. Hutan pinus yang hanya berjarak 50 meter dari air memberikan keteduhan lebat, dan aroma jarum pinus bercampur dengan embusan angin asin, aroma unik yang tidak akan Anda temukan di pantai lain.

Abai Village

3. Abai Village

3.8 (2,885)
Atraksi wisataTempat menarikTempat

Lihatlah ke dalam sejarah hidup, di mana waktu berhenti pada tahun 1950-an. Berjalan-jalanlah di lorong-lorong sempit, cobalah kue pai buatan sendiri, dan dengarkan cerita dari para nenek yang mengingat perang.

Fakta cepat: Hanya 20 menit berkendara dari pusat Sokcho, tempat ini mengingatkan pada kehidupan pengungsi Korea Utara yang mencari perlindungan di sini selama Perang Korea. Desa ini memiliki sekitar 50 rumah, banyak di antaranya masih dihuni oleh para pengungsi lanjut usia dan keturunan mereka.

Sorotan: Pameran yang paling tidak biasa di sini adalah pengeras suara tua di lereng bukit, yang dulu digunakan untuk menyiarkan propaganda ke Korea Utara, dan Anda masih bisa mendengar rekaman suara penyiar dari masa itu. Setiap musim gugur, penduduk setempat mengadakan pasar dadakan dengan hidangan berdasarkan resep yang sudah berusia lebih dari 60 tahun.

Sokcho Lighthouse Observatory

4. Sokcho Lighthouse Observatory

4.3 (865)
Atraksi wisataTempat menarikTempat

Satu-satunya mercusuar di Korea yang bisa dinaiki dan melihat laut serta gunung sekaligus. Di sini Anda akan berjalan di lantai kaca di atas ombak dan melihat di mana Seoraksan dan Laut Timur bertemu.

Fakta cepat: Dari ketinggian 56 meter terbentang panorama yang meliputi Laut Timur, kota Sokcho, dan bahkan puncak Seoraksan di cuaca cerah. Mercusuar ini dibangun bukan hanya sebagai penunjuk arah navigasi, tetapi sebagai bagian dari kompleks pelabuhan besar, dan saat ini terhubung dengan promenade kayu yang indah di sepanjang pesisir.

Sorotan: Lantai kaca di dek observasi membuat jantung berdetak lebih kencang: di bawah kaki pada ketinggian 30 meter, ombak menghantam, dan angin bertiup kencang melalui kisi-kisi logam. Di malam hari, mercusuar menyala dengan sinar biru-putih selama 5 detik, dan nelayan setempat masih mengecek arah mereka dari mercusuar ini, tradisi yang sudah berusia lebih dari 50 tahun.

Yeonggeumjeong Pavilion

5. Yeonggeumjeong Pavilion

4.3 (11,908)
Atraksi wisataTempat menarikTempat

Paviliun di atas laut, di mana angin dan ombak menciptakan simfoni alam. Rasakan percikan air asin di wajah Anda dan lihatlah perahu nelayan memasuki pelabuhan Sokcho.

Fakta cepat: Павильон Ёнгымджон держится на скалистом утесе прямо над Японским морем, а волны разбиваются о скалы в 20 метрах под ним. С небольшой смотровой площадки открывается вид сразу на три живописных пляжа Сокчо и порт с рыбацкими лодками.

Sorotan: В ветреную погоду здесь слышен естественный «музыкальный» аккомпанемент: ветер, свистящий между колонн павильона, смешивается с грохотом прибоя внизу. Ветки прибрежных сосен, растущих прямо из скал, гнутся и стелются почти горизонтально , это зрелище напоминает кадр из старого корейского фильма.

Sokcho Central Market

6. Sokcho Central Market

4.0 (26,382)
MarketTempat menarikTempat

Pusat gastronomi utama Sokcho, di mana makanan laut dijual langsung dari perahu. Berjalanlah di sepanjang barisan, cobalah hwe-sashimi dan kue beras manis, dan Anda akan merasakan cita rasa kota yang sesungguhnya.

Fakta cepat: (quick_facts): "Setiap hari, sekitar 30.000 orang melewati Pasar Sentral Sokcho, terutama saat musim makanan laut segar. Di sini Anda bisa mencoba hwe, sashimi ala Korea, langsung di tempat, membelinya dari nelayan yang baru saja kembali dengan hasil tangkapan pagi hari."

Sorotan: (special_highlight): "Di gang belakang deretan ikan, tersembunyi jalan kecil hwe yang mungil, di mana dengan 15.000 won Anda dipotongkan sashimi langsung di atas kotak styrofoam, dan di sampingnya sisa ikan langsung dibakar di atas arang. Penduduk setempat menyebutnya 'sashimi untuk orang miskin', tetapi dari segi kualitas kesegarannya tidak kalah dengan restoran mahal."

Cheongcho Lake

7. Cheongcho Lake

4.4 (893)
Atraksi wisataTempat menarikTempat

Permukaan seperti cermin di antara tebing granit terlihat seperti bidikan dari film fantasi. Berjalanlah di atas papan kayu dan lihatlah bagaimana gunung-gunung terpantul di air biru kehijauan.

Fakta cepat: Озеро окружают скалы причудливых форм, а вода в нём меняет оттенок от изумрудного до бирюзового в зависимости от освещения. Каждый год сюда приезжают около 1,5 миллиона туристов, чтобы пройти по деревянным мосткам вдоль берега и полюбоваться отражением гор.

Sorotan: В безветренную погоду поверхность озера превращается в идеальное зеркало, где гребни гор дублируются с фотографической точностью. Ранним утром, когда туман стелется над водой, кажется, будто скалы парят в воздухе.

Daepo Jusangjeolli Cliff

8. Daepo Jusangjeolli Cliff

4.4 (11,584)
Nature PreserveTamanTempat menarikTempat

Hanya di sini Anda dapat melihat bagaimana lautan menciptakan organ batu sungguhan dari ratusan tiang sempurna. Anda akan berjalan di atas papan kayu tepat di atas ombak yang mengamuk, merasakan hembusan alam. (178 karakter)

Fakta cepat: Gelombang dan angin selama jutaan tahun telah mengukir kolom basal heksagonal ini langsung ke dalam tebing, menciptakan organ alami setinggi hingga 30 meter. Ini adalah salah satu deposit columnar jointing terbesar di Korea, membentang di sepanjang pantai sekitar 2 kilometer.

Sorotan: Tidak seperti tebing biasa, kolom basal ini sangat simetris, seolah dipahat oleh pematung raksasa: beberapa bongkahan berbentuk heksagonal sempurna, seperti sarang lebah. Saat badai, ombak menghantam kolom dengan gemuruh, dan percikan air meloncat hingga 20 meter ke atas, menyiram penonton dengan debu garam yang dingin.

Seorak Cable Car

9. Seorak Cable Car

4.3 (11,554)
Atraksi wisataTempat menarikTempat

Ingin melihat bagaimana puncak zamrud Taman Nasional bertemu dengan laut tak berujung? Dalam 8 menit Anda akan naik 600 meter, dan dari atas akan terbuka pemandangan yang menakjubkan.

Fakta cepat: Kereta gantung naik ke ketinggian 600 meter hanya dalam 8 menit, membuka panorama yang menakjubkan ke puncak berbatu dan Laut Timur. Setiap tahunnya, sekitar 1,5 juta orang menggunakan kereta gantung ini, menjadikannya salah satu kereta gantung tersibuk di Korea.

Sorotan: Gondola naik hampir vertikal di sepanjang dinding granit ngarai, sudut kemiringan mencapai 40 derajat, dan rasanya hampir bisa menyentuh tebing dengan tangan. Di puncak, Anda tidak hanya akan menemukan dek observasi, tetapi seluruh jalur jalan kayu di antara pohon pinus tua dengan pemandangan puncak granit kuno Ulsanbawi.

Where to Stay in Sokcho, South Korea

Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions

Search all hotels in Sokcho, South Korea

Powered by agoda

Hidangan manis tradisional

Hotteok

Hotteok

Hotteok is a popular Korean street food pancake filled with brown sugar, cinnamon, and nuts. In Sokcho's cold winters, the hot, syrupy filling provides a warming treat for locals and visitors alike.

Sujeonggwa

Sujeonggwa

Sujeonggwa is a traditional Korean cinnamon punch made with dried persimmons and ginger. It is often served as a digestif after meals and is especially popular in Sokcho's seafood restaurants.

Yaksik

Yaksik

Yaksik is a sweet Korean rice cake made with glutinous rice, honey, chestnuts, and dried fruits. It is traditionally enjoyed during festive occasions and symbolizes good fortune and health.

Hidangan gurih tradisional

Sokcho Ojingeo Sundae

Sokcho Ojingeo Sundae

Sokcho Ojingeo Sundae is a local specialty where squid is stuffed with glass noodles, vegetables, and minced meat, then steamed or grilled. As a coastal city, Sokcho is famous for this unique squid-based version of Korean blood sausage.

Dak Kangjeong

Dak Kangjeong

Dak Kangjeong is crispy deep-fried chicken coated in a sweet and spicy gochujang glaze. Sokcho's version often incorporates local honey for a distinctive regional flavor.

Hoe (Korean Raw Fish)

Hoe (Korean Raw Fish)

Sokcho is a major port city and the fresh hoe (raw fish) served here comes straight from the East Sea. The local Abai Village is especially known for its raw fish dishes, often served with gochujang and fresh vegetables.

Minuman tradisional

Sikhye

Sikhye

Sikhye is a traditional sweet rice punch made from malted barley and rice. It is commonly served after meals in Sokcho restaurants as a refreshing digestive drink.

Makgeolli

Makgeolli

Makgeolli is a milky, slightly fizzy Korean rice wine that pairs perfectly with Sokcho's savory seafood pancakes and raw fish. Local breweries in the Gangwon region produce versions with subtle variations in sweetness and tang.

Omija Cha

Omija Cha

Omija Cha is a tea made from magnolia berries, known as "five-flavor berries" for their sweet, sour, salty, bitter, and pungent tastes. It is a popular warming drink in Sokcho's cold winters and is often served with honey.

Frequently Asked Questions about Sokcho, South Korea

Apakah Sokcho, Korea Selatan aman untuk wisatawan?
Ya, Sokcho dianggap sebagai kota yang sangat aman. Tingkat kejahatan jalanan rendah. Menurut Numbeo, indeks keamanan di Korea Selatan sekitar 78 dari 100. Wisatawan harus mengambil tindakan pencegahan biasa, terutama di malam hari di tempat yang sepi.
Berapa hari yang perlu dialokasikan untuk perjalanan ke Sokcho?
Durasi optimal perjalanan ke Sokcho adalah 2-3 hari. Waktu ini cukup untuk mengunjungi Taman Nasional Seoraksan, berjalan-jalan di Danau Yeongnangho dan pantai-pantai. Dalam satu hari sulit untuk mencakup semua tempat wisata utama kota dan sekitarnya.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Sokcho?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Sokcho adalah musim gugur (September-November) dan musim semi (April-Juni). Pada musim gugur, suhu berkisar antara 10-20°C dan dedaunan di pegunungan berubah menjadi warna-warna cerah. Pada musim semi, bunga sakura bermekaran dan suhunya nyaman untuk berjalan-jalan di Taman Seoraksan.
Apakah kota Sokcho mahal untuk wisatawan?
Sokcho lebih murah sekitar 15-20% dibandingkan Seoul. Makan siang hemat biaya sekitar 8000-12000 won (6-9 dolar). Menginap di guest house mulai dari 25.000 won (19 dolar) per malam. Transportasi dan tiket masuk taman juga tersedia dengan harga yang wajar.
Bagaimana cara berkeliling di Sokcho?
Berkeliling Sokcho mudah dengan bus kota, biaya perjalanan sekitar 1.300 won (1 dolar). Taksi lebih murah daripada di Seoul, tarif awal dari 3.800 won. Untuk perjalanan ke Seoraksan, bus nomor 6 dan 7 tersedia. Anda juga dapat menyewa sepeda untuk berjalan-jalan di sepanjang pantai.

Dapatkan PDF dengan atraksi paling populer dikirim ke email Anda

Dapatkan PDF dengan semua atraksi, penilaian, dan tips. Sempurna untuk digunakan secara offline.

Perjalanan sehari paling populer

Seoraksan National Park

10 km 20 min by bus

South Korea's most iconic national park with dramatic granite peaks, temples, and hiking trails

Goseong Unification Observatory

35 km 40 min by car

Observatory offering views of the DMZ and North Korea from the eastern coast

Naksansa Temple

25 km 30 min by bus

Historic seaside Buddhist temple with a giant statue and ocean views

Yangyang Beach

20 km 25 min by bus

Popular surfing destination with long sandy beaches and surf schools

Cheongcho Lake

5 km 10 min by taxi

Scenic coastal lagoon surrounded by walking paths and cafes near Sokcho

Rent a car in Sokcho, South Korea

Komentar (8)

V
Vinh S.

The sunrise at Yeonggeumjeong Pavilion was gorgeous. Get there by 5am though, it gets packed fast.

8
S
Sakura H.

Sokcho surprised me. The market food is incredible and way cheaper than Seoul. Definitely worth a weekend trip.

3
T
Tamer G.

Stay near the bus terminal, not the beach. Cheaper hotels and better food options within walking distance.

9
E
Ehab N.

If you're renting a car, park at the public lot near the bus terminal. Free and close to everything.

7
N
Nao K.

Had high hopes but the weather was awful. Rainy and cold even in June. Couldn't enjoy the beach at all.

10

Cara menuju ke sana

Stasiun kereta

Sokcho Station

KTX and Donghae Line connecting to Seoul and Gangneung

Gangneung Station

KTX high-speed line from Seoul (approx 2 hours)

From Yangyang Airport take bus 7 or a taxi (30 min). From Seoul take KTX to Gangneung then bus or taxi to Sokcho (total about 3 hours).

Cari penerbangan ke Sokcho, South Korea

Klik untuk mendapatkan eSim untuk Sokcho, South Korea

Cara termudah dan paling terjangkau untuk mendapatkan internet seluler di mana pun Anda bepergian.

Informasi berguna untuk Sokcho, South Korea

Tempat belanja populerSokcho Jungang Market, Sokcho Eye, Emart Sokcho
Tempat hiburan malam populerAbai Village area, Sokcho Beach night spots, Jungang-dong bars
Restoran kasual populerSokcho Jungang Market stalls, Halmeoni Sundubu, Abai Village restaurants
Restoran mewah populerSokcho Sea & Sand Hotel restaurants, Seorak Hotel restaurant
Kafe populerCafe Seorak, Bean House, Tom N Toms Coffee
Air keran aman diminumYa
Visa nomad digitalTidak
Aplikasi taksi terbaikKakao T, UT
Harga taksi / km$2.2
Turis / tahun3500000
Populasi200000
Kecepatan internet seluler70 Mbps
Persentase pengangguran3.7 %
Persentase kemiskinan14.4 %
Pendapatan rata-rata / bulan$3200
Biaya hidup rata-rata / bulan$1200
Harga hotel / malam dari$40
Harga bir dari$3
Harga kopi dari$3
Harga makanan jalanan dari$2
Harga makanan restoran dari$7
Mata uang lokalSouth Korean Won (KRW)
Jenis colokan listrikType C, Type F
Agama utamaChristianity, Buddhism, No religion
Bahasa yang digunakanKorean
Kelompok etnisKorean
Orientasi politikCenter-right
Kepadatan penduduk450 /km²
Luas geografis188.3 km²
Bencana alam yang mungkin terjadiTyphoons, Flooding, Landslides
Hewan berbahayaWild boar, Asian hornets
Tempat populer untuk berjalan-jalanSeoraksan National Park, Yeonggeumjeong Pavilion, Sokcho Beach, Cheoksan Hot Springs
Transportasi umum populerBus, Taxi, Intercity bus
Maskapai penerbangan populerKorean Air, Asiana Airlines, Jin Air
Vaksinasi yang disarankanRoutine vaccines, Hepatitis A, Typhoid, Japanese encephalitis
Jenis arsitekturModern, Korean traditional, Japanese colonial era
Konsumsi bir rata-rata per orang / tahun38 l
Konsumsi anggur rata-rata per orang / tahun3.5 l
Budaya memberi tipTipping is not expected and not customary in South Korea
Coworking / hari$10
Airbnb / bulan$800
Sewa 1 kamar / bulan$500
Gym / bulan$40
Anggaran harian (backpacker)$35
Anggaran harian (kelas menengah)$80

Ikhtisar untuk Sokcho, South Korea

Kemahiran bahasa InggrisRata-rata
Keamanan lalu lintasBaik
Ramah terhadap orang asingRata-rata
Kebebasan berbicaraBaik
Transportasi umumRata-rata
Layanan kesehatanBaik
Kualitas pendidikanBaik
Keandalan jaringan listrikBaik
Keamanan dari kejahatan kekerasanBaik
Kemudahan berjalan kakiRata-rata
Hiburan malamRata-rata
Kancah kulinerBaik
Ramah LGBTQ+Buruk
Kancah startupBuruk
Tingkat kebisinganRata-rata
KebersihanBaik
Akses ke alamSangat baik
Jelajahi seluruh South Korea

Mencari kota lain?