Samanid Mausoleum
Waktu terbaik untuk berkunjung
Sebaiknya tiba di pagi hari atau sore hari, ketika bayangan sinar matahari yang rendah menonjolkan kedalaman pola bata. Di musim panas, sebaiknya hindari teriknya sinar matahari siang hari.
Tips anggaran
Tiket masuk tergolong murah, dan tersedia juga tiket kombinasi dengan monumen bersejarah di sekitarnya (misalnya benteng dan masjid). Pelajar dan pensiunan mendapatkan diskon, ada baiknya menunjukkan kartu identitas di loket tiket.
Direkomendasikan untuk
Penggemar arsitektur, Fotografer, Pecinta sejarah, Mereka yang mencari ketenangan
Rencanakan kunjungan Anda
30-45 menit
Tentang
Fakta cepat: Bangunan dengan pelapis bata bermotif bintang ini merupakan salah satu makam tertua yang masih bertahan di dunia Islam, dan merupakan puncak pencapaian seni bata Asia Tengah. Berdiri di atas denah persegi, dinding bangunan berkubah ini tersusun dari bata yang dipahat halus baik dari luar maupun dalam, yang seolah bergerak seiring perubahan cahaya.
Sorotan: Dinding bangunan ini dipasang dengan total lebih dari 40 pola bata yang berbeda, di antaranya ada yang hanya bisa ditemukan dari jarak yang sangat dekat dengan bantuan tangga. Berdiri di dalam kubah, celah-celah kecil pada bata membiarkan sinar matahari masuk sedemikian rupa sehingga ruangan tersebut menampilkan wajah yang berbeda setiap saat.
Tips orang dalam
- Foto terbaik dapat diambil pada sore hari dari sisi timur, ketika cahaya matahari menyapu pola-pola bata.
- Bawalah tongkat selfie atau tripod, karena pencahayaan remang di dalam ruangan memerlukan eksposur yang lebih lama.
- Jangan lewatkan pintu kecil di belakang, dari sana Anda dapat melihat struktur kubah dari perspektif yang sangat berbeda.
- Kenakan sepatu yang nyaman, karena ada baiknya menghabiskan waktu lama di sepanjang jalan setapak di area taman di sekitarnya.
Where to Stay in Bukhara
Selected by City Buddy based on guest reviews and proximity to top attractions
Search all hotels in BukharaPowered by agoda

